Program Akselerasi Bahasa Inggris untuk kelas 8 MTs sejak pertama kali dimulai pada minggu pertama bulan November 2020 yang ditandai dengan kegiatan opening ceremonoy kini sudah mulai menginjak pada jenjang berikutnya. Berbeda dengan program akselerasi bahasa Arab yang dilaksanakan lebih lambat dikarenakan ada pengembangan dari sisi kurikulum program, yakni didahului oleh program Tamyiz selama 2 (dua) bulan. Kegiatan akhir pada tahap pertama adalah pelaksanaan ujian tahap 1 (satu) yang secara formal disebut dengan Basic Training Class (BTC) yang dilaksanakan pada hari Sabtu (28/11) bertempat di saung, area masjid sekolah dan ruang laboratorium komputer area komplek pendidikan MTs dan MA eL-BAS.

Kegiatan ujian terbagi menjadi dua jenis, yakni ujian lisan dan tulis. Menurut materi ujinya, ujian terbagi atas materi speaking dan grammar. Berdasar media yang digunakan terbagi menjadi jenis ujian, kertas dan pensil atau paper-based test untuk materi speaking serta ujian berbasis komputer atau Computer-Based Test (CBT) untuk materi grammar. Kegiatan dilaksanakan mulai jam 08.00 s.d 15.00 secara simultan yang terbagi dalam sesi. Kegiatan ujian diikuti oleh 122 siswa, laki-laki sebanyak 2 (dua) rombel dengan jumlah masing-masing berturut-turut 28, 24 siswa dan kelas perempuan sebanyak 2 (dua) rombel dengan jumlah 36, 34 siswa. “Angka partisipasi siswa dalam ujian sangat tinggi sekali, 82% siswa mengikuti ujian secara langsung di sekolah. Artinya 101 dari 122 siswa mengikuti ujian dengan proses tatap muka, dan sisanya 21 siswa mengikuti ujian secara daring meskipun pada jadwal susulan dikarenakan mereka adalah siswa full-day yang notabene progress pembelajarannya sedikit berbeda” tutur Toni Herdiana, penanggung jawab program.

Secara substansi, ujian materi speaking terbagi menjadi 2 (dua) sesi waktu sesuai dengan jadwal pembagian kelompok siswa yang diuji. Materi terdiri dari 10 (sepuluh) materi oral questions yang dijawab setiap peserta uji secara langsung. Ujian di hari kedua dengan materi uji tata bahasa atau grammar dilaksanakan di labolatorium komputer dengan mode test berbantukan komputer atau CBT. Ujian terbagi menjadi 5 sesi dengan jumlah per sesi adalah 25 siswa. Sesi pertama dimulai pada pukul 08.00 dengan peserta rombel VIII-A, begitu pun dengan sesi kedua dilaksanakan satu jam berikutnya untuk rombel VIII-B. Dua rombel pertama peserta uji laki-laki, sedangkan untuk rombel berikutnya yakni C dan D adalah siswa perempuan. Ujian berakhir sekira pukul 14.00.

Alhamdulillah pelaksanaan ujian tahap 1 dapat terlaksana dengan lancar, tanpa kendala berarti. Satu hal yang patut disyukuri, di tengah pandemi dimana lingkungan pendidikan madrasah dan pondok dikhawatirkan menjadi cluster penyebaran covid-19, lembaga pendidikan Yayasan Lembaga Bina Anak Soleh dimana MTs dan MA eL-BAS bernaung masih eksis dan dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran sebagaimana mestinya, yang tentunya dengan tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran covid-19.

WhatsApp Tanya via WhatsApp