Sejak pertama dimulai di awal catur wulan ke-2 tanggal 6 November 2019, program akselerasi bahasa Inggris atau dikenal dengan nama English Camp untuk kelas 8 MTs, kini sudah mulai menginjak pada jenjang berikutnya. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan ujian tahap 1 (satu) yang secara formal disebut dengan Basic Training Class (BTC) yang diagendakan pada hari Senin-Selasa, tanggal 16-17 Desember 2019 yang bertempat di komplek pendidikan MTs dan MA eL-BAS yang berada di bawah naungan Yayasan Lembaga Bina Anak soleh.

 

Secara teknis, berdasarkan cara pengujiannya, kegiatan ujian terbagi menjadi dua jenis, yakni ujian lisan dan tulis. Menurut materi ujinya, ujian terbagi atas materi speaking dan grammar. Dan menurut medianya terbagi atas ujian kertas dan pensil atau paper-based test untuk materi speaking serta ujian berbasis komputer atau Computer-Based Test (CBT) untuk materi grammar. Kegiatan dilaksanakan mulai jam 07.20 s.d 13.00 sebagaimana kegiatan KBM regular biasa dilaksanakan. Kegiatan ujian diikuti oleh 89 siswa dengan pembagian laki-laki sebanyak 2 (dua) rombel dengan jumlah masing-masing berturut-turut 22, 25 siswa dan kelas perempuan sebanyak 2 (dua) rombel dengan jumlah 52 siswa.

 

Ujian di hari pertama untuk materi speaking terbagi menjadi 3 (tiga) sesi waktu sesuai dengan jadwal pembagian kelompok siswa yang diuji. Materi terdiri dari 10 (sepuluh) materi oral questions yang dijawab setiap peserta uji secara langsung. Ujian di hari kedua dengan materi uji tata bahasa atau grammar dilaksanakan di labolatorium komputer dengan menggunakan CBT. Ujian terbagi menjadi 4 sesi dengan jumlah per sesi adalah 25 siswa. Sesi pertama dimulai pada pukul 08.00 dengan peserta rombel VIII-A, begitu pun dengan sesi kedua dilaksanakan satu jam berikutnya untuk rombel VIII-B. Dua rombel pertama peserta uji laki-laki, sedangkan untuk rombel berikutnya yakni C dan D adalah siswa perempuan. Ujian berakhir tidak lama dari waktu solat duhur, sekira pukul 12.45.

 

Alhamdulillah pelaksanaan ujian tahap 1 dapat terlaksana dengan lancar, tanpa kendala berarti. Malahan ada satu yang beda dari pelaksanaan ujian kamp Inggris kali ini, yakni penggunakan sarana komputer dalam pelaksanaan ujian tulis yang biasanya menggunakan pensil dan kertas, kini sudah mampu berevolusi menjadi ujian berbasis komputer. Semoga pengenalan computer-based test dalam ujian kali ini dapat membekali siswa dalam pelaksanaan ujian-ujian serupa, seperti halnya UAM dan UNBK. Aamiin…

 

 

WhatsApp Tanya via WhatsApp