“Sebagai agenda nasional, pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer di MA eL-BAS atau lebih sering disebut dengan UAMBN-BK untuk jenjang SMA/MA, alhamdulillah dapat terlaksana dengan lancar tanpa kendala berarti.” Begitu pernyataan yang disampaikan Ketua Panitia sekaligus Kepala Madrasah MA eL-BAS Drs. Misbahudin, M.Pd., di sesi ke 2 hari terakhir pelaksanaan UAMBN, Jumat 15 Maret 2019.

 

“Ujian Akhir Madrasah dengan berbantukan komputer sudah menginjak tahun ke 2 sekarang ini. Meskipun bukan yang pertama kalinya, road-map pelaksanaan UAMBN kali ini relatif kurang terencana dan tertara rapih, banyak perubahan jadwal yang mendadak di tengah-tengah, bahkan terkesan kejar mengejar dengan agenda ujian nasional lainnya, yakni UNBK.” timpal Kamad sambil tersenyum.

 

Ditinjau dari frekuensi ujian pun sangat rapat antara agenda ujian yang satu dengan yang lainnya, sehingga dikhawatirkan bagi madrasah pelaksanaan yang memiliki infrastruktur TIK khususnya komputer terbatas akan merasa kesulitan untuk mengadaptasikan jadwal yang ada, terlebih bagi lembaga yang menaungi lebih dari satu satuan pendidikan, yakni MTs dan MA. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh proktor UAMBN-BK MA, Toni Herdiana, S.Pd, di sela-sela kesibukannya membereskan administrasi  ujian di hari terakhir. Beliau pun menambahkan bahwa dari sisi fitur sistem CBT (Computer-Based Test) yang dipakai dalam UAMBN-BK di tahun ini dapat dikatakan relatif sama dengan apa yang digunakan di tahun sebelumnya. Meskipun ada beberapa perbaikan dan penyempurnaan di sisi server, tapi dapat dikategorikan hanya penyempurnaan pelaksanaan ujian dan perbaikan minor saja, jadi bagi proktor yang baru dan yang lama pun tidaklah susah, meskipun notabene dalam UAMBN-BK sampai sekarang ini tidak ada bimbingan teknis khusus  bagi proktor khususnya.

 

Dilihat dari sisi subtansi soal, pelaksanaan UAMBN-BK utama ini nyaris dapat dikatakan sempurna, bank soal yang tersedia untuk tiga mata pelajaran yang diujikan, yakni Al Quran Hadis, Fiqih dan SKI sesuai dengan kisi-kisi ujian yang diterbitkan sebelumnya. Hanya ada beberapa kesalahan kecil, seperti pengulangan opsi jawaban yang sama pada soal tertentu, kemudian ada soal yang secara tidak sengaja mungkin mengutip nama tokoh yang salah, namun secara umum sangat baik.

 

Namun meskipun demikian, dengan padatnya jadwal simulasi dan ujian sebelumnya, diharapkan madrasah penyelenggara yakni MA eL-Bas mampu mengikuti perkembangan sistem yang digunakan dalam ujian dan satu hal yang paling penting yakni para siswa tetap fokus serta all-out dalam mengerjakan soal-soal mata pelajaran yang diujikan yang notabene adalah Ruh-Nya Madrasah. Ujian sudah terlaksana, sekarang kita tinggal beristiqomah dan berbaik sangka kepada Alloh, semoga mereka mendapat hasil yang terbaik. Aamiin…

WhatsApp Tanya via WhatsApp