Sebagai bagian dari kurikulum madrasah jenjang Aliyah, program pembekalan dan ujian kemampuan bahasa Inggris sebagai bahasa asing atau lebih dikenal dengan istilah TOEFL Preparation and Test bagi siswa kelas XII MA eL-BAS telah dilaksanakan pada hari Kamis, 30 Januari 2020 pada jam 08.00 pagi bertempat di Gedung Pasca Sarjana lantai 3 kampus universitas galuh Ciamis. Ujian berlangsung tidak kurang dari 2 jam hingga tengah hari para peserta sudah berada kembali di lingkungan madrasah. Kegiatan ini merupakan mata rantai ahir dari kegiatan pembekalan materi TOEFL yang telah dilaksanakan sejak awal januari yang bertempat di labolatorium komputer & bahasa MA eL-BAS. Diikuti oleh tidak kurang dari 15 siswa, yang terdiri dari 1 laki-laki dan 14 perempuan. Semua peserta merupakan siswa terpilih dan siswa yang telah merencanakan untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi setelah lulus nantinya.

 

“Awalnya kegiatan ini diproyeksikan untuk seluruh siswa kelas XII, namun pada perkembangannya dikarenakan erat kaitannya dengan rencana studi siswa ke perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi negeri dalam negeri dan keberadaan peluang beasiswa, maka jumlahnya mengerucut menjadi 15 dari total 47 siswa.” kata toni herdiana membuka pembicaraannya. “Sebagaimana diketahui bahwa sertifikat TOEFL di perguruan tinggi umumnya digunakan sebagai salah satu syarat dalam memperoleh beasiswa pendidikan, sehingga siswa yang menunda studinya atau mereka yang memilih dunia kerja sepertinya belum memubutuhkan sertifikat ini, sehingga prosentasi siswa yang ikut andil dalam kegiatan ini tidak lah banyak. Begitu pun masa berlakunya tidak lah lebih dari 2 (dua) tahun, sehingga siswa yang belum merencanakan studi lanjut lebih memilih untuk tidak mengikuti kegiatan ini.” tambahnya.

 

Program TOEFL Preparation  and Test merupakan program lembaga yang digagas sejak tahun 2017 sebagai bagian dari kerjasama dan kemitraan antara satuan pendidikan Madrasah Aliyah (MA) eL-Bas dengan pusat bahasa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) perguruan tinggi swasta terkemuka di Ciamis, yakni Universitas Galuh, atau secara spesifik bekerjasama dengan bidang International Relation Office, Cooperation, Language Service and Culture (ITO-LSC) Galuh University. Sampai tahun ini sudah berturut-turut tiga tahun melaksanakan kegiatan ini dengan angka partisipasi siswa, jika dibandingkan dengan 2 (dua) tahun yang lalu, mengalami peningkatan hampir dua kali lipat di tahun ini. Maklum dikarenakan bukan sebuah program wajib, sehingga tidak ada keharusan bagi tiap siswa untuk mengikutinya.

Suasana ruang ujian, dari kiri depan searah jarum jam, Saffanah Muhibbin, Neng Elia Nurrohmah, Frisca Abriyana, Rafif, dan Fuja Khoerunnisa sedang mengisi LJK.

 

Tampak dalam gambar, para siswa mengikuti pelaksanaan kegiatan tes dengan sungguh-sungguh dalam 3 (tiga) baris kursi di bagian depan ruangan. Mrs. Robi sebagai admin tes tampak duduk di bagian depan ruangan memandu jalannya tes dari awal hingga selesai. Berdasar media tes yang digunakan, tes TOEFL yang dilaksanakan kali ini adalah tes berbasis kertas dan pensil atau TPB kepanjangan dari TOEFL paper-based test. Sebagaimana kita ketahui, 2 (dua) jenis tes lain yang umum digunakan yakni berbasis komputer atau TOEFL computer-based test, dan berbasis internet atau TOEFL internet-based test. “Terlepas dari media yang digunakan dalam tes, poin intinya adalah langkah awal bagi para siswa mengenal materi uji kemampuan bahasa inggris yang sudah terstandarisasi, yang nantinya diharapkan setelahnya memasuki dunia kampus atau dunia kerja, mereka mampu secara mandiri mengembangkan kompetensi berbahasa dengan mengikuti program-program pembekalan TOEFL serupa yang diselenggarakan oleh lembaga terpercaya di sekitar kampus mereka, untuk selanjutnya mengikuti tes kembali dengan skor yang lebih tinggi tentunya”, kata toni herdiana menutup pembicaraanya.

 

 

WhatsApp Tanya via WhatsApp