Sebagaimana informasi yang disampaikan pada akun UNBK masing-masing madrasah atau sekolah di portal Kemendikud per tanggal 20 Agustus 2019 yang menginformasikan rencana kegiatan yang berkaitan dengan UNBK, yang salah satu diantaranya adalah agenda kegiatan TBS (Tes Bakat Skolastik). Kegiatan tersebut dapat dilaksanakan mulai tanggal 30 September s.d 3 Oktober 2019. Dilaksanakan terbuka untuk semua siswa kelas XII SMA/MA dan SMK yang berminat (tidak wajib) yang ada pada satuan pendidikan penyelenggara Ujian Nasional (UN) berbasis komputer, atau dengan kata lain telah menyelenggarakan UNBK secara mandiri.

 

Berdasar pada hasil koordinasi internal lembaga antara Kepala Madrasah dan proktor UNBK, Misbahduin, M.Pd., dan Toni Herdiana, S.Pd., maka dapat ditetapkan pelaksanaan kegiatan tersebut pada hari Kamis, 3 Oktober 2019 untuk selanjutnya disosialisasikan kepada seluruh siswa Kelas XII. Ujian dilaksanakan di Ruang Labolatorium Komputer (utama) MA eL-BAS dengan daya tampung 25 komputer client dan 2 server. Sesi ujian terbagi menjadi 2 (dua), dengan masing-masing jumlah siswa per sesi secara berurut adalah 24, 23 siswa, tergabung dalam dua jurusan MIA dan IIK. Tes dimulai dengan kegiatan pengarahan Kepala Madrasah yang diwakili oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Drs. Asep Apipudin, di halaman depan Ruang Labolatorium Komputer 20 menit menjelang pelaksanaan tes sesi 1 (satu) dilaksanakan, yakni tepat pukul 8:00 WIB.

 

“Tes Bakat Skolastik (TBS) merupakan tes yang mengukur kemampuan potensial umum yang dirancang untuk memprediksi kemampuan seseorang jika diberikan kesempatan untuk melanjutkan belajar ke jenjang yang lebih tinggi atau pada situasi yang baru.” buka Wakamad Kurikulum dalam acara pembukaannya. Beliau juga meminta kepada seluruh siswa agar sungguh-sungguh dan serius dalam mengikuti kegiatan ini dengan harapan hasilnya nanti dapat memberikan informasi yang bermanfaat berkenaan dengan rencana studi lanjut para siswa itu sendiri.

 

Pengarahan Wakamad Kurikulum sebelum pelaksanaan kegiatan TBS bagi Kelas XII MA eL-BAS, Kamis 3 Oktober 2019

 

“TBS di sekolah bertujuan untuk memberikan informasi mengenai potensi belajar peserta didiknya. Sehingga sekolah memperoleh gambaran potensi siswa dalam menggunakan logika verbal, logika numerik, dan kemampuan siswa dalam mengorganisasi informasi untuk menyelesaikan masalah secara sistematis.” ujar Proktor dalam kesempatan terpisah beberapa saat sebelum test dilaksanakan. Lebih jauh beliau menambahkan, “Subtansi TBS tersusun atas 3 (tiga) sub-tes, yakni: verbal, kuantitatif dan penalaran yang semuanya berjumlah tidak kurang dari 70 soal, diantaranya dalam sub-tes verbal memuat soal-soal sinonim, antonim, logika dan analisis. Untuk sub-tes kuantitatif ada deret hitung, logika, aljabar, dan lain sebagainya. Keseluruhan tes itu sendiri berlangsung dalam waktu selama 90 menit dengan jeda masing-masing antar sub-tes. Di bagian akhir tes terdapat isian kusioner yang bisa siswa isi langsung sebagai bagian akhir dari tes kali ini.

 

Wajah serius tampak pada raut muka para siswa, deret hitung, algoritma, dan aljabar sungguh sangat menantang.

 

Alhamduillah tes berjalan lancar tanpa kendala berarti, selama proses ujian siswa tampak serius dan khidmat, bahkan mayoritas dari mereka sangat antusias untuk memulai tes berbasis komputer yang pertama ini. Semoga saja penyelenggaraan tes ini dapat memenuhi tujuan pembuatannya dan dapat memberi informasi yang bermanfaat khususnya bagi madrasah penyelenggara ujian itu sendiri, semoga, aamiin…

 

 

WhatsApp Tanya via WhatsApp