Ciamis – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, khusus tahun ini acara penutupan program unggulan akselerasi bahasa, Arab dan Inggris atau lebih populer dengan sebutan Arabic & English Camp sekaligus Camp Tahfidz diselenggarakan dalam satu agenda kegiatan yang sama. Program akselerasi tersebut berjalan selama kurang lebih 4 bulan, mulai bulan November sampai dengan Maret, jeda liburan akhir tahun. Program ini diselenggarkan setiap tahunya, tanpa terkecuali. Program camp Bahasa Arab meskipun dikhususkan untuk kelas 7 MTs, namun diperbolehkan pula peserta dari kelas 10 MA dan begitu pun program camp Bahasa Inggris. Sedangkan bagi program camp Tahfidz pesertanya hanya terbatas bagi santri kelas 11 dan 12 MA saja. Ketiga program tersebut berjalan lancar tahun ini, meski di tengah masa pandemic, semuanya bisa terkontrol dengan baik dengan terus memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus covid-19.

Di penghujung program, biasanya masing-masing camp membuat agenda penutupan masing-masing. Haflatul Wada bagi Camp Arab, Farewell Party bagi Camp Inggris dan Wisuda Hafizd/Hafidzah Al Qur’an bagi Camp Tahfidz. Ketiganya menampilkan kreasi, seni ditambah kecakapanya dalam berbahasa ditampilkan di masing-masing acaranya yang diselenggarakan dalam satu malam. Untuk tahun ini, Pimpinan Yayayasan Ummi Iis Siti Aisyah mengambil cara lain, beliau mengambil inisiatif untuk menggabungkan ketiga acara penutupan camp dalam satu acara. Keputusan terebut disambut baik oleh seluruh pihak terkait, termasuk Bu Iis Syarifah selaku penanggung jawab program Camp Arab sangat mendukung kepurusan tersebut agar lebih simple dan cepat, juga tak memakan banyak anggaran.

Zakiy Yahya Al-Azami (Santriwan alumni Angkatan -3) selaku ketua penyelenggara menyiapkan dari jauh-jauh hari. Dari mulai pembentukan organisasi terus persiapan dan terakhir penyelenggaraan. Selama persiapan pastinya menghabiskan banyak waktu, mau tak mau harus melibatkan banyak orang yang berasal dari Asatidz, Tutor, dan Para Santriwan/wati. Utamanya masalah dekorasi, dekorasi selalu menjadi perhatian utama para penonton. Di samping dekorasi akan memperindah panggung dan menjadikannya cantik, panitia mempertimbangkan nilai estetika atau keindahan tersendiri dalam pembuatanya. Zaki Barzian (Santriwan kelas 12) selaku komandan tim dekorasi harus tidur lebih malam setiap hari untuk mempersiapkan dekorasinya. Selain itu, petugas pidato, drama, dan sebagainya juga harus dipersiapkan.  Masing-masing ada PJ (Penanggung jawab) yang akan mengecek selalu perkembangan dan kesiapannya. Yeni Nurindriani contohnya, Santriwati kelas 11 IPA ini bertugas untuk berpidato, ia merupakan salah satu peserta Camp Tahfidz T.A  2020/2021. Ia menyampaikan pidato yang berjudul “Al-Qur’an is medicine”, tampil pada jum’at malam.

Rencananya, acara diadakan pada hari Jum’at sampai Sabtu setiap malamnya. Namun dikarenakan Sabtu malam turun hujan, maka dialihkan ke Minggu pagi hingga menjelang waktu dzuhur. Jum’at malam sabtu, sempat turun hujan sore harinya, sehingga membuat panitia harus menguras keringat lebih dengan  membersihkan genangan air di lapangan sore harinya. Beruntung, malam hari cerah tak turun hujan. Acarapun dibuka, seperti biasa Abi Kusoy membuka acara dengan memberikan sambutan khusus malam itu. Dengan mengenakan pakaian jubah hitam, Abi sangat bersemangat memberikan sambutan sekaligus motivasinya kepada para santri dan peserta yang hadir. Setelah dibuka, dilanjutkan dengan penampilan kreasi dari anak Camp Arab, inggris,dan Tahfidz secara acak. Di malam kedua, Sebetulnya segalanya sudah dipersiapkan, seluruh pesertapun sudah berada di area lapangan. Berhubung hujan tidak kunjung reda, maka diambilah keputusan untuk melanjutkanya pada Minggu pagi. Esoknya, acara dilanjutkan sampai selesai. Dengan demikian program Akselerasi Camp Arab, Inggris dan Tahfidz Tahun Ajaran 2020/2021 resmi ditutup. (kontributor: chandra)

WhatsApp Tanya via WhatsApp