Sebagaimana telah dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri yaitu Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri terkait proses pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran 2020/2021 di lingkungan sekolah pada umumnya, serta pondok pesantren yang selanjutnya diatur secara khusus dibawah kewenangan Kementerian Agama Republik Indonesia, dimana dalam SKB 4 menteri itu diketahui bahwa bulan Juli 2020 baik sekolah atau pun madrasah akan memulai kegiatan pendidikannya.

Yayasan Lembaga Bina Anak Soleh dimana Ponpes Daarul Ma’arif, MTs dan MA eL-BAS bernaung di bawahnya, mulai melakukan pembenahan terhitung sejak 28 Juni hingga minggu pertama bulan Juli. Dalam satu minggu ini, sejalan dengan persiapan kedatangan santri baru, seluruh jajaran tenaga pendidik dan kependidikan, dewan asatid pondok serta para jajaran pengurus pondok dan muroqib telah melakukan penambahan dan pembenahan pada beberapa fasilitas kesehatan dan sanitasi baik di lingkungan sekolah, pondok dan asrama santri yang meliputi pembuatan WC/Kakus baru, pemasangan banner protokol covid-19, pemetaan ruang asrama, pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, pelindung mata, pelindung wajah, sarung tangan dan sepatu pelindung serta penyediaan fasilitas wastafel di tiap gedung kelas dan asrama.

Berdasar kalender akademik lembaga, para santri baru dan lama di Tahun Ajaran baru 2020/2021 ini diagendakan akan datang secara bertahap mulai hari tanggal 1 Juli 2020. Gelombang kedatangan perdana hanya bagi santri baru putri kelas VII MTs dan kelas XI MA eL-BAS dengan jadwal waktu kedatangan yang berbeda, pagi menjalang siang, serta siang menjelang sore hari dengan pembatasan jumlah tamu yang tentu saja teknis pelaksanaannya sesuai dengan anjuran dan himbauan pemerintah setempat di masa pandemi. Meskipun sudah dipastikan bebas dari covid-19 dengan membawa surat ketarangan dari Puskesmas/Rumah Sakit/Dinas Kesehatan tempat mereka berasal, para santri tetap akan menjalani masa karantina sesuai anjuran dari Puskesmas/Dinas Kesehatan dimana lembaga berada hingga waktu pelaksanaan kegiatan pembelajaran dengan kurikulum darurat dilaksanakan.

Semoga saja semua rencana yang telah disusun menyempurnakan upaya kita dalam memutus mata rantai penyebaran virus, serta kita semua senantiasa mendapat perlindungan dari Alloh SWT., dan terhindari dari wabah ini, aamiin…

WhatsApp Tanya via WhatsApp