Ciamis – “Pertama kalinya Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) diterapkan di seluruh madrasah swasta di kabupaten Ciamis pada awal tahun 2021. Penilaian semestinya dilakukan pada akhir tahun 2020 untuk menilai kinerja kepala madrasah pada tahun berjalan namun karena situasi pandemic covid-19 masih belum mereda baru dapat terlaksana pada bulan Pebruari sampai Maret 2021 ini” Demikian diungkapkan oleh Abdur Rosid selaku perwakilan asesor dalam sambutannya pada pembukaan visitasi PPKM di MA eL-BAS hari Kamis 25 Pebruari 2021 di Gedung Pertemuan BLKK Bahasa Kampus eL-BAS. Selanjutnya beliau menjelaskan bahwa penilaian kinerja kepala madrasah swasta menjadi tanggung jawab Kementerian Agama Kabupaten Ciamis yang didelegasikan kepada Pengawas Madrasah di semua tingkatan mulai RA, MI, MTs dan MA. Walaupun sebagian besar Kepala madrasah swasta diangkat oleh Yayasan masing-masing, namun Kementerian Agama memiliki tanggung jawab untuk membina pengelolaan pendidikan di semua madrasah dalam mengimplementasikan dan meningkatkan capaian delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP), karena selama ini madrasah swasta mendapatkan gelontoran dana operasional dalam bentuk Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah setiap tahun.

Hj. Iis Siti Aisyah, M.Pd.I, menyampaikan prakata pra kegiatan visitasi di ruang BLKK komplek pendidikan eL-BAS.

Ketua Yayasan Lembaga Bina Anal Soleh (eL-BAS) Hj. Iis Siti Aisah, M.Pd.I dalam sambutannya  menyambut baik dengan adanya PKKM dapat membantu yayasan dalam menilai kinerja Kepala Madrasah dalam menjalankan program-programnya serta dapat menjadi bahan untuk mengevaluasi jabatan Kepala Madrasah.

Empat bidang penting yang menjadi sasaran dalam PKKM tahun ini yaitu Pengembangan Madrasah, Managerial, Kewirausahaan dan Supervisi. Dokumen tiap bidang yang sudah dikemas dalam instrument PKKM dengan teliti diperiksa dan ditriangulasi dengan wawancara serta observasi lingkungan madrasah selama proses visitasi. Kepala Madrasah dibantu oleh para wakil kepala dan Tim yang ditunjuk berusaha untuk menunjukkan bukti fisik kepada asesor yang melaksanakan pemeriksaan berkas kurang lebih selama tiga jam.

“Ternyata PKKM itu seperti akreditasi ya”, kata seorang guru yang bertugas mendampingi asesor selama visitasi berlangsung. Benar seperti layaknya akreditasi, asesor melakukan penilaian berdasarkan bukti fisik yang diminta dalam instrumen, tapi bedanya PKKM fokus kepada penilaian individu Kepala Madrasah bukan lembaga secara umum. Walaupun demikian bukan berarti PKKM harus dikerjakan oleh Kepala Madrasah seorang diri, melainkan kewajiban kolektif antara  Kepala Madrasah dengan semua crew yang ada di madrasah. Demikian disampaikan oleh Dadang Ruhiat sebagai asesor pendamping dalam PKKM di MA eL-BAS pada kegiatan pengarahan dan review di akhir visitasinya di MA eL-BAS. Selain itu beliau juga menyampaikan pesan kepada seluruh civitas akademika madrasah untuk senantiasa bersinergi dalam mewujudjkan pencapaian visi, misi dan tujuan madrasah terutama melengkapai setiap kegiatan yang dilakukan dengan bukti fisik mulai proses perencanaan sampai  kepada laporan setiap kegiatan serta menjadikan PKKM tahun ini sebagai titik tolak untuk mencapai hasil yang lebih baik pada PKKM tahun berikutnya di masa yang akan datang.

Terima kasih kepada semua pihak terutama kepada seluruh Tim PKKM MA eL-BAS yang sudah bersama-sama mensukseskan pelaksanaan visitasi PKKM. Semoga MA eL-Bas semakin populis, unggul namun tetap religius. (Misbahudin)

WhatsApp Tanya via WhatsApp