Rasanya baru saja kemarin kegiatan belajar mengajar untuk Tahun Pelajaran 2019/2020 dimulai, minggu ke minggu, bulan ke bulan berjalan sangat cepat hingga tak terasa sudah menginjak di bulan ke empat dimana pelaksanaan kegiatan penilaian program akselerasi untuk Catur Wulan (Cawu) 1 sebagaimana diagendakan dalam kurikulum lembaga baik MTs atau MA eL-BAS dilaksanakan. Tepat pada hari Senin, 21 Oktober 2019 secara serempak hari pertama kegiatan evaluasi dimulai tepat jam 7:30 tanpa didahului oleh kegiatan upacara pengibaran bendera merah putih sebagiamana biasanya. Kegiatan evaluasi dijadwalkan selesai dalam waktu 1 (satu) minggu, yakni hingga hari Senin, 28 Oktober mendatang.

 

Hari pertama kegiatan evaluasi mengujikan 3 (tiga) mata pelajaran, yakni Qur’an Hadis, Matematika, dan Akidah Akhlak, dengan alokasi waktu masing-masing selama 2×45 menit atau setara dengan sembilan puluh menit dengan jeda waktu istirahat masing-masing mapel 30 menit. Rata-rata mapel yang diujikan dalam sehari adalah 3, dengan jumlah mapel paling sedikit ada pada hari jumat dan sabtu, yakni hanya 2 (dua) mapel saja. Jika dilihat dari banyaknya mapel yang diujikan, khusus untuk jenjang MA jurusan Ilmu Keagamaan (IIK), memiliki mapel paling banyak, yakni 16 mata pelajaran, dan untuk jurusan Matematika & Ilmu Alam (MIA), memiliki jumlah 2 mapel lebih sedikit dibanding jurusan sebagaimana disebut terakhir. Lain halnya dengan jenjang MTs, jumlah mapel yang diujikan adalah sebanyak 14 mapel dengan lama pelaksanaan ujian selama 5 (lima) hari. Dengan demikian jenjang MTs akan selesai satu hari lebih cepat pelaksanaan ujiannya.

 

Dari sisi kepanitiaan, jumlah pengawas yang terlibat dalam pelaksanaan ujian akselerasi Cawu 1 (satu) kali ini secara berurut untuk jenjang MTs dan MA adalah 14 dan 16 orang pengawas yang merupakan dewan guru pengampu mapel yang diujikan pada masing-masing jenjang. Adapun siswa masing-masing jenjang tersebar masing-masing di 9 (sembilan) ruang MTs, 6 (enam) ruang ujian MA dengan jumlah siswa rata-rata 30 siswa per ruangnya. Dengan demikian dapat diketahui jumlah siswa MTs dan MA yang terdaftar sebagai peserta ujian adalah 276 dan 167 orang siswa. Jumlah yang patut disyukuri, mengingat 2 (tahun) yang lalu jumlahnya sepertiga lebih sedikiti dibanding dengan tahun ini.

 

Suasana salah satu ruang ujian kegiatan penilaian akselerasi Cawu 1 (satu) MA eL-BAS.

 

Khusus untuk kelas ujung, yakni kelas IX MTs dan XII MA, berselang 1 (satu) minggu ke depan setelah pelaksanaan kegiatan evaluasi akselerasi, agenda lain telah menanti setelah jeda libur selama 1 (satu) minggu, yakni pelaksanaan kegiatan Simulasi UNBK untuk periode satu, pada rentang tanggal 4-8 November. Kegiatan ini sebagai rangkaian awal dari kegiatan UN berbasis komputer untuk tahun ajaran 2019/2020, dimana pelaksanaan ujian utamanya diperkirakan dilaksanakan di bulan Maret atau April 2020. Semoga saja semua agenda dapat dilaksanakan secara lancar tanpa kendala apa pun, amiin… ya Rab.

WhatsApp Tanya via WhatsApp