Ciamis – Hari Sabtu (29/8) malam Minggu menjadi sejarah penting bagi pondok pesantren Daarul Ma’arif Ciamis. Tepatnya tanggal 1 Muharram 1440 Hijritah bertepatan dengan tanggal 29 Agustus 2020, pondok menggelar acara besar yang diadakan di lapangan halaman komplek pendidikan MTs & MA eL-BAS. Acara yang terhitung cukup besar ini dipersiapkan dalam waktu 3 minggu, persiapan yang terbilang singkat untuk menyelenggarakan acara sebesar ini. Ustadz Zakiy Yahya Al Azami selaku ketua panitia mengaku sangat kewalahan dan banyak kendala ketika akan menggelar acara ini. Begitupun Chandra Nurpadillah selaku sekretaris juga mengakui bahwa persiapan acara sangatlah singkat. ”Saya kaget sekaligus bingung dan serba sibuk untuk menangani penyelenggaraan acara ini. Selaku sekretaris tentu saya banyak mengurusi perihal kelengkapan surat-surat dan administrasi lainya, saya cukup kewalahan” Ujar Chandra.

Meski demikian tak menyurutkan langkah dan tekad seluruh panitia, terlebih putus asa dan menyerah, dengan segala kesiapan yang ada, mereka tetap beraksi, bersinergi dan bekerja sama demi suksesnya acara. Yang menjadi acuan panitia agar acara ini maksimal adalah karena acara ini dihadiri oleh beberapa pejabat tinggi negara diantaranya, Drs. KH. Zainut Tauhid selaku Wakil Menteri Agama RI dan Bapak Dr. Herdiat Sunarya selaku Bupati kabupaten Ciamis, beserta pejabat lainya.

Kedatangan mereka ke halaman Pondok tentu akan menjadi penilaian tersendiri. Untuk itu pihak pondok tak main-main mengeluarkan banyak dana untuk mempersiapkan dan menjamu tamu istimewa ini. Sebagai contoh, kurang lebihnya 5 hari sebelum acara digelar, pihak lembaga merenovasi besar besaran ruang saung yang berada area komplek pendidikan. Saung yang dibangun di atas kola mini memang sudah tua dan rusak, tapi karena akan dijadikan tempat menjamu tamu istimewa, pihak lembaga menyulapnya menjadi tempat yang terbilang menarik walau sederhana.

Pak Herdiat selaku Bupati Ciamis datang lebih awal, tepatnya setelah maghrib menjelang isya, ditemani beberapa pejabat lainya. Kedatangan beliau langsung disambut oleh alunan sholawat Hubbunabi Al mushtofa, untuk kemudian dijamu oleh Pimpinan. Selang beberapa saat, orang nomor satu di Ciamis ini diajak ke panggung untuk menandatangani prasasti peresmian gedung asrama baru pesantren. Dikarenakan padatnya agenda beliau, pejabat yang terlahir di Kuningan 60 tahun lalu ini kemudian meninggalkan lingkungan pondok setelah berpidato dan menandatangani prasasti.

Penandatanganan prasasti peresmian gedung asrama baru pesantren oleh Bupati Ciamis

 

Sedangkan Drs. KH.Zainut Tauhid (Wakil Menteri Agama RI) baru tiba sekitra pukul 9 malam, beserta pejabat lainya yang ikut hadir. Beliau dijamu dengan penuh hormat oleh Dr. KH. Kusoy Fadiliyah, M.Si., selaku pimpinan pondok, dan diajak duduk santai di saung yang sudah disiapkan jauh hari sebelumnya. Dari tempat itu lah Wakil Menteri dijamu, sambil menyaksikan aneka kreasi seni para santri yang diakhiri dengan tarian saman.

Acara inti akhirnya digelar, Wamen Agama RI, Kakanwil Jabar dan Direktur pemberdayaan KUA jabar ditemani pimpinan naik ke podium. Abi Kusoy selaku pimpinan memberikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang kepada para pejabat yang datang. Abi terlihat sangat bersemangat dan bersyukur bisa kedatangan tamu istimewa. Selanjutnya Pak Wamen memberikan sedikit ceramah kepada seluruh santriwan santriwati yang hadir. Pembicaraan dibuka dengan sebuah pantun, sontak saja perhatian seluruh peserta yang hadir saat itu tertuju kepadanya. Dalam kesempatan ini, Pak Wamen sedikit bercerita tentang sejarah Islam di Nusantara di masa lampau. Tak berselang lama dari itu, pak Wamen menanda tangani prasasti peresmian gedung asrama baru pesantren dan sekaligus membuka secara simbolis kegiatan MAKESTA (Masa Kaderisasi Anggota) IPNU – IPPNU Cabang Ciamis.

Duduk di kursi kayu di tengah, Wamen Agama RI Drs. KH.Zainut Tauhid, didampingi sebelah kiri pimpinan pondok, Dr. KH. Kusoy Fadiliyah, M.Si.

 

Pak Wamen dan rombongan kemudian meninggalkan halaman pondok sekira pukul 10:45 untuk kembali ke Hotel Tyara Plaza Ciamis untuk beristirahat dan melanjutkan perjalanan kunjungan kerja di kabupaten Ciamis keesokan harinya. Acara Milad selesai sekitar pukul 11.30 WIB dengan begitu banyak ragam penampilan kreasi seni para santriwan santriwati. Semoga saja di usia ke-10 tahun ini, sebagai motto yang digadang-gadang, pondok pesantren tercinta senantiasa menjaga amanah, merawat tradisi, merespon modernisasi menuju Daarul Ma’arif yang Populer, Unggul, Islami (Populis) dapat terwujud, aamiin…

WhatsApp Tanya via WhatsApp