Ciamis – Ramdhan 2021 di Pondok Pesantren Daarul Ma’arif, dimanfaatkan dengan mempelajari TAMYIZ. Dimulai awal Ramdhan, seluruh santri dari tingkatan Madrasah Tsanawiyah sampai Madrasah Aliyah mengikuti program tersebut. Program Tamyiz yang diadopsi dari Yayasan Bayt Tamyiz Indramayu ini cukup asyik, karena memadukan pembelajaran ilmu Bahasa arab sambil menyanyikan lagu-lagu yang kreatif. Program yang awalnya direncanakan berjalan 20 hari ini, yaitu dari 1 Ramadhan sampai 20 Ramadhan ini tidak sepenuhnya berjalan. Belum genap 20 hari, Yayasan mempercepat perpulangan karena kondisi mudik yang akan diberlakukan pemerintah semiakin dipercepat, hal ini akan menyulitkan para santri yang berasala dari daerah yang jauh untuk pulang, maka dengan mempertimbangkan segala halnya, pondok diliburkan lebih awal. Pembelajaran Tamyiz dilanjutkan di rumah masing-masing lewat metode Daring.Hal ini menyesuaikan dengan libur sekolah nasional, juga anjuran dari pimpinan Yayasan.

Berada di Rumah masing-masing, para santri mendapatkan suasana berbeda. Mereka menjadi lebih leluasa dalam memanfaatkan bulan ramadahnya. Hal-hal yang identic di bulan ramdhan seperti Sahur on the road, Bukber (Buka Bersama), Terawih keliling dan sebagainya menjadi semakian dikenal para santri karena bercampur dengan masyarakat. Hal ini pun dimanfaatkan oleh Berbagai Angkatan untuk menggelar buka Bersama, melepas rasa penat, dan lebih mempererat tali silaturahmi.

Salah satunya Angkatan 7 PPDM, atau Angkatan yang masuk pada tahun 2016 ini kini mereka sedang duduk di bangku Madrsah Aliyah kelas 2. Pada 4 Mei 2021 mereka menggelar acara Silaturahmi dan Buka Bersama di Manonjaya-Tasikmalaya, tepatnya di Rumah makan ‘Ngemplok Hejo’. Acara ini diikuti oleh kurang lebihnya 40 orang, tergabung dari santriwan/santriwati yang masih aktif Di Ponpes Daarul Ma’arif atau yang sudah keluar dan sekarang menetap di Pondok lain. Rini Contohnya, Santriwati yang pindah setelah lulus dari Mts elbas ini kemudian memutuskan untuk pindah dari Ponpes Daarul Maarif dan sekarang menempuh Pendidikan di Pesantren Condong Tasikmalaya. Santriwati asal Banjarsari tersebut turut mengikuti Acara tersebut Bersama teman lainya.

Acara dimulai dari sore hari, semuanya berangkat dari rumahnya masing-masing dan menuju masjid agung di alun-alun Manonjaya, menjelang buka puasa semuanya menuju ke Rumah Makan ‘Ngemplok Hejo’ yang jaraknya cukup dekat, waktu yang ditempuh kisaran 5 sampai 10 menit untuk bisa sampai di rumah makan tersebut. Walau dekat, tapi tetap saja ada beberapa orang yang tersesat dan salah jalan karena tidak tahu. Miris. Tapi untungnya, sebelum Adzan Maghrib berkumandang seluruhnya sudah berada di Rumah Makan dengan Makanan yang sudah dihidangkan. Adzan berkumandang semuanya berbuka puasa Bersama, dengan menu seadanya. Momen langka ini dimanfaatkan dengan saling bertegur sapa, saling bertanya kabar dan lainya. Maklum, banyak sahabat lama jauh terpisah, akhirnya bisa bertemu Kembali. Selesai makan lalu Shalat Maghrib, diteruskan dengan Musyawarah, Silaturahmi dan ditutup dengan Foto Bersama. Acara berjalan dengan lancer dan aman tanpa hambatan. Setelah selesai, semuanya pulang ke rumah masing-masing dengan membawa kesan berharga karena bisa Kembali berjumpa dengan kawan-kawan lama di Bulan Ramdhan yang penuh berkah ini. Ramadhan Kareem. (kontributor: Chandra)

WhatsApp chat