Simulasi ke-2 Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sebagai kegiatan Gladi Bersih sebelum Ujian Nasional di bulan April 2020 telah terlaksana pada hari Senin-Rabu, 24-26 Februari dengan rincian dua hari pertama kegiatan simulasi Mata Pelajaran, Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) disertai isian angket, dan satu hari terakhir pengenalan model soal AKM bagi guru serta Survey Karakter yang notabene merupakan bakal calon pengganti Ujian Nasional di tahun yang akan datang. Rencananya di tahun 2021, ujian nasional tidak lagi mengujikan kompetensi berbasis mata pelajaran, namun kemampuan literasi dan numerasi serta karakter siswa yang menjadi fokus perhatian utama keberhasilan pendidikan di Indonesia.

 

Hari pertama gladi mengenalkan model-model soal standar UN untuk Mata Pelajaran Bahasa Inggris dan mata pelajaran pilihan masing-masing jurusan. Fisika, Kimi, Biologi untuk jursan MIA, dan Fiqih-Ushul Fiqih, Ilmu Tafsir, dan Hadits untuk jurusan IIK di hari terakhir. Masing-masing tes dapat diselesaikan dalam kurun waktu 60 menit, setengah jam lebih cepat dibanding gladi UNBK di tahun sebelumnya. Di hari kedua, selain mengenalkan model soal untuk mapel pilihan sesuai jurusan, kegiatan gladi diikuti isian angket bagi siswa berkenaan dengan pelaksanaan UNBK. Di hari terakhir, pengenalan soal AKM dan Survey Karakter diperkenalkan kepada guru. Kegiatan pengenalan terbagi dalam dua sub-tes yang berbeda dengan alokasi waktu masing-masing 30 menit dengan jeda antar test 60 detik.

 

Sub-test AKM bagi siswa, memahami informasi literal dan numeral butuh fokus dan ketenangan, tampak dalam gambar siswa begitu serius.

 

“Ada beberapa pembaharuan dalam sistem pengelolaan UNBK di sisi server administrator sekolah, begitu pun di sisi client. Tampilan baru yang lebih simpel namun elegan, tata letak menu dan navigasi CBT yang sedikit dirubah. Namun sangat disayangkan semua itu harus dibayar mahal dengan makin gemuknya ukuran virtual mesin sistem guest OS yang ditanam di server sekolah, borosnya media penyimpanan disk, serta terkurasnya sumber daya memori sistem yang kesemuanya ini berimplikasi pada kurang responsif dan beratnya navigasi sistem administrator server UNBK”, kata Toni Herdiana, Proktor UNBK MA eL-BAS membuka pembicaraannya. “Mengenai fitur tambahan di dalam sistem tata kelola ujian, meski pun tidak banyak, terdapat beberapa sub-menu tambahan seperti opsi wajib transfer respond manakala terjadi kendala hasil tes tidak dapat dikirim ke server pusat secara online serta report-listing yang memungkinkan admin sekolah untuk membuat rekap atas hasil ujian yang telah dilaksanakan setiap sesi atau hari ujian”, tambahnya.

 

Sesi ujian Mapel Bahasa Inggris, sebagian siswa masih mengenakan head-set dalam mengerjakan soal listening.

 

Materi AKM dan survey karakter sebagai hal baru dalam pengukuran keberhasilan pendidikan untuk pertama kalinya diperkenalkan kepada guru dalam sistem UNBK tahun ini. Hal ini merupakan bagian dari program pokok Merdeka Belajar yang digagas oleh Mendikbud baru, Nadiem Makarim. “Meskipun sudah ada guru yang mengenal materi AKM ini, namun secara massif baru tahun ini diperkenalkan secara nasional kepada guru melalui kegiatan gladi bersih UNBK. Perlu program-program pendidikan dan latihan lebih lanjut agar para guru mampu menguasai materi ini.” kata Dodi Nopriandi, salah satu guru MA eL-BAS yang mengampu Mapel Bahasa Indonesia. “Ciri khas dari AKM ini adalah pemahaman dan analisis akan informasi dalam bentuk tek dan angka yang disajikan dalam kasus-kasus faktual dan aktual, sangat-sangat menantang”, tambah Toni Herdiana, yang kebetulan mengampu Bahasa Inggris sekaligus proktor UNBK.

 

Kamad Misbahudin, memberikan amanat sebelum kegiatan AKM dimulai, ikuti perkembangan jaman atau tertinggal dan tergilas karena statis dan tak mampu beradaptasi.

 

Meskipun dilaksanakan dalam waktu yang sama, terdapat variasi dalam jumlah soal, sebagian guru mendapati soal AKM berjumlah 11, 12, 16 dan bahkan 19 soal. Begitu pun dalam tataran isi, banyak soal memuat informasi teks dan angka tentang teknologi informasi, geografi, sosiologi, ekonomi, kesehatan, sejarah dan tema-tema lainnya. “Teks memuat informasi yang semunya terkait dengan peristiwa-peristiwa aktual yang terjadi baru-baru ini. Disajikan dalam paparan tek yang disertai gambar, bagan, grafik, tabel dalam bentuk pilihan ganda, menjodohkan, true-false dan essay berupa uraian singkat, sangat menarik.” Misbahudin, Kamad MA sekaligus guru pengampu Mapel Bahasa Inggris ikut mengomentari. Semoga saja dengan konsep pengukuran keberhasilan pendidikan yang baru ini dapat membawa pendidikan Indonesia lebih maju lagu, khususnya di lingkungan madrasah. Aamiin…

WhatsApp Tanya via WhatsApp