Sejalan dengan protokol pencegahan penyebaran covid-19 serta dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus, Yayasan Lembaga Bina Anak Soleh bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, pada hari Minggu, (28/3), mengadakan penyemprotan disinfektan di beberapa gedung yang ada di kompolek pendidikan tersebut, diantaranya gedung kantor dan ruang kelas TK/RA Waladun Solihun, MTs dan MA el-BAS. Tak luput sarana gedung penunjang lainya yang ada di sekolah seperti masjid, kantin, koperasi serta labolatorium komputer ikut dibersihkan. Begitu pun dengan gedung asrama serta rumah dinas Kepala Madrasah ikut disterilkan. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Pembina Yayasan Dr. K.H. Kusoy Fadiliah, M.Si., beserta istri Hj. Iis Siti Aisyah.

Tampak dalam gambar, Pembina Yayasan, K.H. Kusoy Fadiliah, berfoto bersama dengan para petugas di lantai dua gedung madrasah.

 

“Kegiatan penyemprotan disinfektan untuk bangunan pondok pesantren yang meliputi mesjid, asrama atau kobong dan sarana lainnya sudah lebih dulu dilakukan beberapa hari yang lalu, bersamaan dengan penyemprotan serentak sarana peribadatan mesjid yang ada di lingkungan dusun di desa Imbanagara. Kegiatan tersebut merupakan program kerja pemerintah desa bekerjasama dengan Sabhara Urkes Polres Ciamis” Ujang Dadang, salah datu dewan asatid Pondok Pesantren Daarul Ma’arif menerangkan. “Hal ini perlu dilakukan, mengingat tempat-tempat tersebut merupakan pusat kegiatan ratusan santri setiap harinya. Mereka berangkat dan pergi antara sekolah dan pondok”, tambahnya.

Salah satu petugas memeriksa peralatan penyemprotan sebelum digunakan didampingi salah seorang murokib (dewan pembimbing) pondok pesantren.

 

“Sebagai hasil keputusan rapat intern yayasan yang dilakukan tepat di hari pertama pemberlakuan darurat bencanam Senin (16/3) bersama dengan seluruh dewan guru dan dewan asatid Pondok Pesantren yang bertempat di mesjid sekolah, beberapa hari berselang pihak lembaga mengajukan permohonan perihal penyemprotan disinfektan ke pihak BPBD melalui Puskesmas di tingkat desa, dan alhamdulillah hari ini dapat terealisasi.”  ketua yayasan, Hj. Iis Siti Aisyah, memberi pernyataan di sela-sela kegiatan.

Selama kurang lebih 3 (tiga) jam, kegiatan penyemprotan berjalan dimulai dari lantai dasar gedung MTs dan MA, dan berakhir di 6 (enam) ruang kelas di lantai dua gedung MA. Semua perlengkapan kantor, termasuk perangkat elektronik, komputer, dan perlengkapan lain dibiarkan kering terlebih dahulu di udara terbuka, untuk selanjutnya dirapihkan kembali. Di waktu yang bersamaan, beberapa madrasah dan sekolah yang ada di lingkungan desa, seperti halnya MI PUI Ciwahangan tidak luput dari proses sterilisasi ini. Semoga saja upaya pembersihan dan pencegahan ini menyempurnakan upaya kita dalam memutus mata rantai penyebaran virus, serta kita semua senantiasa mendapat perlindungan dari Alloh SWT., dan terhindari dari wabah ini, aamiin…

WhatsApp Tanya via WhatsApp