Ciamis – Setelah mengakhiri masa libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H pada akhir bulan Mei dan diikuti dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar selama dua minggu awal bulan Juni, tuntas sudah perjalanan Semester Genap untuk Tahun Ajaran 2020/2021 yang ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT) yang dimulai sejak tanggal 14-19 Juni 2021. “Merujuk pada hasil keputusan rapat akhir tahun, pelaksanaan evaluasi semester genap Tahun Pelajaran 2020/2021 untuk kelas 7, 8 MTs dan 10, 11 MA dilaksanakan dua minggu setelah libur Ramadhan, selama lima hari terhitung sejak tanggal 14-19 Juni 2021. Satu mingggu lebih lambat dari rencana awal, dikarenakan berbagai pertimbangan, salah satunya adalah proses kedatangan santri ke pondok yang diatur secara bertahap”, kata Misbahudin membuka pembicaraannya.

“Di masa pandemik seperti ini, satu tantangan berat bagi kami penyelenggara pendidikan berbasis pondok, dimana siswa berada 24 jam di lingkungan sekolah dan pesantren, kepulangan dan kedatangan santri dari berbagai wilayah di pulau Jawa dan Batam setelah menikmati waktu libur panjang penanganannya perlu startegi khusus, meskipun prokes yang kami jalankan selama ini sudah teruji, namun sejalan dengan perkembangan situasi dan kondisi pandemik, kami malah harus lebih hati-hati,” tambahnya.

Kegiatan Penilaian Akhir Tahun (PAT), untuk jenjang MA terdiri dari siswa kelas X dan XI untuk jurusan Matematika Ilmu Alamat (MIA) serta Keagamaan (IIK). Tersusun atas 4 rombel dengan jumlah siswa 121 orang. Dikarenakan berbarengan dengan pelaksanaan kegiatan program pengembangan bahasa di Pare Kediri Jawa Timur, pelaksanaan PAT offline untuk 71 orang siswa dilaksanakan di 3 ruang kelas gedung MA EL-BAS dan sisanya dilakukan dalam jaringan atau moda online. Untuk jenjang MTs, peserta adalah kelas 7 dan 8, berjumlah 231 orang siswa yang tergabung dalam 8 rombel, tersusun atas 4 rombel putra  dan putri yang ditempatkan di 8 ruang kelas di gedung MTs dan MA.

Menilik PAT di tahun lalu yang dilaksanakan di bulan Ramadhan, untuk tahun ini pelaksanaannya bergeser lebih lambat dari hitungan kalender hijriah, sehingga momen PAT dilaksanakan paska momen libur Idul Fitri. “Setelah agenda ujian ini, merujuk pada Kaldik Madrasah, terdapat libur menjelang tahun ajaran baru yang rencananya seluruh siswa tidak dipulangkan, dikarenakan tingginya resiko penularan covid-19 pada saat mobilisasi siswa, disamping itu adanya keluhan orang tua santri atas adanya tambahan biaya untuk tes Rapid antigen”, tutupnya. (kontributor: Toni Hrd)

WhatsApp Tanya via WhatsApp